Jakarta – Tokoh mahasiswa Flobamora Inosensius Janu, mengajak masyarakat Indonesia bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026. Ia mengatakan, momentum kemerdekaan perlu dimaknai dengan memperkuat persatuan dan kebersamaan. Menurutnya, situasi yang aman dan kondusif akan mendukung masyarakat mengikuti seluruh rangkaian peringatan HUT RI dengan baik.
“Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat DKI Jakarta, untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Mari kita sambut momentum kemerdekaan dengan penuh kedamaian dan kebersamaan,” ujar Isen, Kamis 6 Agustus 2026.
Ia menilai tokoh pemuda, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya memiliki peran penting dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing. Komunikasi antar tokoh dan masyarakat akan terus dibangun, khususnya untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga ketertiban di wilayah DKI Jakarta hingga seluruh Indonesia secara umum.
Menanggapi adanya isu seruan aksi pada bulan Agustus 2026, Isen meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Ia juga mengingatkan warga agar lebih berhati-hati menerima informasi yang beredar melalui media sosial maupun sumber yang tidak jelas.
“Saya berharap masyarakat dapat bijak memilah informasi. Jangan mudah percaya atau terpancing oleh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Tetap tenang dan lakukan aktivitas seperti biasa,” katanya.
Isen juga meminta masyarakat menghindari tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan kepentingan umum. Menurutnya, kondisi yang aman merupakan kebutuhan bersama agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman.
Ia selanjutnya mengajak masyarakat DKI Jakarta menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum mempererat persaudaraan di tengah keberagaman.
“Mari kita jadikan 17 Agustus sebagai momentum untuk memperkuat persatuan. Perbedaan bukan alasan untuk saling bermusuhan. Kita harus bergandengan tangan menjaga Jakarta tetap aman, damai, dan kondusif,” kata Isen. (RA)
