JAKARTA – Gerakan moral Sosial Movement Indonesia (SMI) secara masif mengkampanyekan pentingnya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di tengah masyarakat sepanjang bulan Agustus 2026. Melalui aksi damai dan edukasi literasi digital, kelompok ini mengajak seluruh elemen warga untuk menyaring informasi agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat merusak persatuan bangsa.
SMI menilai bahwa stabilitas Kamtibmas adalah pilar utama yang harus dijaga bersama demi menjamin roda perekonomian dan aktivitas sosial warga tetap berjalan normal. Mereka mendorong penguatan posko-posko kerukunan di tingkat akar rumput guna mendeteksi serta meredam potensi gesekan sosial sejak dini.
“Bulan kemerdekaan ini harus kita isi dengan memperkuat rasa aman di lingkungan masing-masing,” ujar perwakilan Sosial Movement Indonesia dalam siaran persnya. “Menjaga Kamtibmas adalah tugas kolektif. Jangan biarkan ruang publik kita dikotori oleh narasi kebencian atau polarisasi yang merugikan masyarakat sendiri.” [1]
Langkah preventif yang diusung oleh SMI ini mendapat respons positif dari berbagai tokoh masyarakat karena dinilai mampu mempertebal rasa kebersamaan warga. Sinergi antara aksi sosial nyata dan kepatuhan hukum ini sukses memastikan iklim kondusifitas nasional tetap terjaga dengan aman dan damai di bulan Agustus 2026. (RA)
